MetodeFilament Diposition Method (FDM) atau Fused Filament Fabrication (FFF) memiliki cara kerja seperti glue gun. Ia akan mengeluarkan filamen plastik melalui nozel yang dipanaskan. Printer 3D FDM membuat lapisan yang mudah menjebak kelembapan dan bakteri. Karena itu, objek PETG harus dibuat dengan lem epoksi food-grade sebelum terjadi Samahalnya dengan printer kertas, 3D printing memerlukan “tinta” yang disebut dengan filament. Filament dapat terbuat dari berbagai macam material. Hal ini tergantung dengan objek apa yang hendak dibuat. Jembatan yang menggunakan 4.5 ton filamen Stainless Steel ini dibuat oleh perusahaan MX3D. Prosespembuatannya melalui suatu rangkaian proses kimia yang memerlukan waktu panjang dan dapat dilakukan dengan beberapa metode, antara lain;b. 1. Ester Interchange Reaction and Polycondensation (EL-Method) 2. Direct Esterification and Polycondensation (DE-Method) Proses Pembuatan Chip dengan DE-Method) a. Perangkatlunak ini juga akan menghasilkan kode-G, bahasa pemrograman yang digunakan manusia untuk memberi tahu printer 3d cara mencetak. Baca Juga : Pilihan Software Gratis Konferensi Video. Dalam Pengaturan Filamen, Anda dapat mengubah pengaturan seperti warna filamen, suhu alat pengekstrusi atau alas printer, mengubah pengaturan Kipas Diskon4% Untuk Pembelian Produk IMA 2020 3D Printer di Lapak IMA 3D Printer Indonesia. Pengiriman cepat Pembayaran 100% aman. Belanja Sekarang Juga Hanya di Bukalapak. membuat proses print steady, dengan hasil yang bagus. 20x20x21 cm (Bukan 22 seperti di video) Dimensi Printer: 45 x 45 x 50cm Filament: 1.75 Nozzle: 0.4mm Heated bed Bendatersebut dibuat dengan meletakkan lapisan material yang berurutan. Di artikel ini saya akan menginformasikan teknologi-teknologi apa saja yang digunakan printer 3D. Berikut ini 9 jenis teknologi pencetakan 3D, lengkap dengan cara kerjanya. 1. Teknologi Stereolithografi (SLA) SLA adalah proses prototyping cepat. Berikutadalah beberapa fakta menarik teknologi 3D Printing yang luar biasa : 1. Teknologi 3D Printing Sudah Ada Sejak Lama. 3D Printing sering dilihat sebagai teknik manufaktur yang benar-benar baru. Namun teknologi ini sebenarnya bukanlah hal baru. Kita dapat mengatakan bahwa 3D Printing membuat gebrakan di tahun 2000-an ketika masyarakat 0TbwT. Dalam beberapa tahun terakhir, trend print 3D terus mengalami perkembangan. Tren ini diikuti juga dengan pembuatan berbagai jenis mesin mulai dari yang kecil hingga yang besar. Selain itu perkembangan bahan untuk print 3D atau filamen juga sangat besar sehingga pemilik printer 3D harus memahaminya. Filamen yang menjadi bahan untuk membentuk model 3D ternyata jenisnya ada banyak. Tidak hanya satu jenis saja, bahkan lebih dari lima! Saat ini jenis filamen 3D printing memang didominasi oleh jenis plastik dan turunannya. Setiap bahan memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Untuk bisa memilih jenis filamen 3D printing yang tepat, simak beberapa jenisnya di bawah ini. Baca juga Panduan Cerdas Memilih Jenis Filament 3D Printing 1. ABS Acetonitrile Butadiene Styrene Acetonitrile Butadiene Styrene atau ABS adalah salah satu bahan yang banyak digunakan untuk filamen mesin printer 3D. Pemilihan jenis filamen 3D printing ini bukan tanpa alasan, pertama karena stabil dengan suhu dan paparan kimia. Selanjutnya sangat kuat dan mudah dirapikan dengan penguapan aseton. Kekurangan dari bahan ABS ini adalah tidak bisa diuraikan secara alami karena merupakan plastik sintetis. Selanjutnya saat printing dilakukan akan ada asap berbahaya yang digunakan. ABS butuh suhu tinggi sehingga daya yang dipakai juga besar. Baca juga Filament Polycarbonate Filamen 3D Printing Super Tangguh 2. PLA Polylactic acid Bahan polylactic acid atau PLA termasuk yang mulai naik daun dan digunakan oleh banyak pelaku dan penggiat 3D print. Alasan penggunaan PLA adalah bahan bakunya yang alami sehingga akan terurai kalau dibuang ke tanah. Secara harga produk ini cenderung murah dan membutuhkan daya rendah untuk pencairan. Karena tidak membutuhkan suhu tinggi, bantalan untuk mesin tidak diperlukan lagi. Kemungkinan membakar benda di sekitarnya juga rendah. Kekurangan dari bahan PLA hanyalah mudah meleleh, apalagi di suhu yang sangat tinggi. Hindari terkena sinar matahari agar bentuk model tidak berantakan. 3. HIPS High Impact Polystyrene HIPS juga cukup bisa diandalkan karena memiliki beberapa kelebihan seperti kekuatan bahan yang sangat tinggi. Selain itu bahan HIPS ini juga fleksibel meski sangat kuat dibandingkan jenis lainnya. Jenis filamen 3D printing ini juga merupakan alternatif dari ABS yang memiliki kekurangan pada asap berbahaya yang dikeluarkan. Suhu yang digunakan untuk melakukan pencetakan atau printing cukup tinggi dan butuh bantalan di bawahnya. Serat yang digunakan sebagai filamen juga rawan patah dan juga ruwet kalau tidak ditata dengan baik. Terakhir, kalau mendapatkan suhu tinggi, model 3D yang dihasilkan akan mudah lembek. 4. Nylon Bahan nylon juga sangat diandalkan untuk membuat model 3D. Alasan penggunaan bahan nylon tidak lain dan tidak bukan adalah masalah kekuatan. Selama ini nylon banyak digunakan untuk tekstil karena kekuatannya yang sempurna. Kalau diaplikasikan pada model 3D, kemungkinan cepat leleh akan rendah. Selain itu stabilitas pada suhu panas juga cukup stabil dan mudah diwarnai sesuai dengan kebutuhan. Barangkali kekurangan dari bahan nylon adalah butuh suhu tinggi untuk melelehkannya sebelum diaplikasikan menjadi bentuk tertentu. Selain itu nylon juga mudah bengkok dan rawan ruwet sehingga proses cetak jadi terhambat. 5. PVA Polyvinyl Alcohol Jenis filamen 3D printing yang terbuat dari bahan PVA merupakan bahan organik dan bisa diuraikan dengan mudah. Kalau ada sisa atau residu bisa dibuang ke tanah tanpa memicu pencemaran seperti plastik. Meski bahannya organik, model 3D yang dihasilkan tahan dengan berbagai pelarut dan juga minyak. Bahan PVA juga mudah sekali larut dalam air sehingga tidak merugikan atau meracuni penggunanya. Kalau Anda ingin menggunakan bahan PVA ada baiknya menjauhkan bahan ini dari panah yang berlebihan dan kelembaban tinggi. Selain itu pertimbangkan masalah biaya meningkat produk ini cukup mahal. 6. PETG Glycol-modified Polyethylene Terephthalate Menggunakan bahan PETG akan memberikan cukup banyak kelebihan. Beberapa kelebihan itu adalah kekuatannya yang sangat tinggi dan stabil dengan suhu tinggi. Jenis filamen 3D printing ini juga tahan dengan paparan bahan kimia tertentu. Singkatnya model 3D yang dihasilkan dari produk ni akan awet digunakan. Sayangnya bahan PETG ini tidak user friendly alias susah digunakan. Jangan gunakan bahan ini kalau beberapa produk sebelumnya masih ada. Selanjutnya kalau berada di bawah sinar ultraviolet, produk yang dihasilkan akan mudah rusak meski tahan pada suhu yang tinggi. 7. TPU Thermoplastic Polyurethane Bahan TPU memiliki fleksibilitas seperti karet sehingga tidak mudah patah. Jenis Filamen 3D printing dengan bahan ini juga cocok untuk membuat lapisan-lapisan tertentu pada model 3D yang sedang dihasilkan. Produk juga tahan dengan minyak. TPU mudah sekali menggumpal meski masih dalam bentuk filamen. Karena mudah menggumpal, kemungkinan terjadi masalah pengoperasian akan besar. Terakhir bahan TPU ini sulit sekali dipoles kalau tidak sempurna karena secara tekstur seperti karet. 8. ASA Acrylonitrile Styrene Acrylate Jenis Filamen 3D printing dengan bahan ASA sama halnya dengan ABS yang terbuat dari plastik. Bahan ini memiliki kelebihan berupa resistensi dengan suhu tinggi, sinar ultraviolet, hingga paparan zat kimia. Proses penguapan aseton juga bisa digunakan untuk proses finishing agar permukaan tidak kasar. Hal yang disayangkan dari bahan ASA ini adalah kekuatannya yang rendah, butuh printer dengan suhu tinggi, dan mudah menggumpal. Selain itu, bahan isian print 3D ini juga mahal. Inilah beberapa jenis filamen yang digunakan sebagai bahan utama isian dari 3D printing. Dari penjelasan di atas terlihat dengan sangat jelas kalau masing-masing jenis memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Pilih jenis filamen terbaik seperti jenis PLA. Semoga ulasan di atas bermanfaat. Introduction Build Your Own 3d Printer Filament Factory Filament ExtruderToo long, didn't read Make your own 3D printer filament ! Cheap and high quality at a decent speed of 150-190 IPM ! 4-5 meters per minuteUPDATE Now with wiring diagram !Long read 3D printers are cool and they finally start to drop in price. Kickstarter campaigns like the one from QB-UP or M3D are popping up and they are finally "affordable". And with affordable I mean affordable like 200 $ and not "affordable" like affordable. However, once you are a proud owner of a 3D printer you will soon realize that your wallet is far from being let alone. No ! You need plastic filament of course to print those super awesome coat hooks and wheel chocks. Since the price for these filaments tend to top the actual material costs, printing before mentioned life savers is kind of expensive and could become a problem to the development of the ever growing 3D printer community BUT FEAR NO MORE !! Some clever gents came along - Hugh Lyman with his Lyman Extruder may be mentioned here or the guys over at - and saved the day ! YAY. And there was much rejoicing ! They have built plastic extruders everyone can build or buy at a decent price. However if you are a fellow user the first thing that should come to your mind is "I can build this by myself...and cheaper...". Building at lower costs is the nature of DIY after all. And much more fun than putting together a premade kit, of course. Special greetings go out to Xabbax and his plain simple but super awesome Low Cost Filament Extruder !So how much money do I save when making my own filament ? Good question ! A lot ! Depending on the pellets you get you can make your filament starting at 1$/ long does it take to produce 1 kg of filament you may ask ?? Using the build I describe here...roughly 1 hour. for 1,75mm filament using ABS/PC pellets. So, let's say on a Saturday in your next workshop session you start at 10 AM and batten down the hatches at 5 PM you could make 4-5 kg of filament, saving between 125-150 $ leaving you with lots of filament for hundreds of thousands of eggcups and phone cases and other useless needful yeah what about the build cost ? Depending on shipping and local prices, I would guess around 130-150$. Next step List of MaterialsStep 1 Material List Except for the electronics everything listed here can be bought at your local hardware 1x Wiper Motor Ebay EU - 15€ / 5€ from the junkyard 1x Auger bitdiameter = 16mm ; length = 460mm 1x PID Temperatur Controller - DC 12V version Ebay 1x SSR-25DA Solid State Relay 3-32V DC / 24-380V AC / 25A Ebay 1x K-type thermocouple Ebay - like this one; does not need to be that shop just an example->!!! Sometimes the PID is bundled with an SSR and an K-Type Thermocouple !!!<- 1x Motor Controller 20A Ebay 1x Power Supply 12V, 240W+ Ebay 1x Heating band 200 Watt 25mmx30mm Ebay 2x Fans 80mm 12V 1x Fitting 3/4" US Inch UNC - 1/2" German Inch - 18cm long 1x Water tap extension - 3/4" UNC threads - 1/2" German Inch - 50mm long, 27mm diameter one core thread and one exterior thread 1x End cap 1/2" 1x Faucet-mounted filter - 1/2" diameter 3x Steel angle 1x Axial ball thrust bearing Ebay - Fitting exactly onto the auger bit's shaft. 2x 10mm threaded rod 1x Insulation PTFE tape Heat resistant tape 3x Rocker previously "rocket" switches 1x Wooden board 100cm x 10cm x 2cm Several screws and nuts 2x sockets 1 that fits on the auger bit and 1 that fits on the nuts of the motor shaft Wires two colors ToolsMultitool Dremel-like Saw Hammer DrillStep 2 Base Plate Take the wooden board and cut away two pieces each 15cm in length ~6". They will serve as a mount for the motor and for the barrel. Step 3 The Motor MountMount the wiper motor to the motor mount and place it somewhere at the end of the base plate. See the technical drawing for an the steel angles to attach it to the base plate. The motor just has a threaded shaft. For the coupling to fit onto the motor I took a hex-nut with 13mm outer diameter and put it on the shaft. When the shaft rotates and the coupling is attached, the nut would untwist. To fix this I drilled a hole in-between the attached nut and the motor shaft and put in a 2mm steel bolt. This prevents the nut from opening. See the last picture 4 The Barrel MountDrill two holes into the other piece of wood so the flanges can be attached left and right of the board. Drill another 1/2" hole for the auger mounting boards need their center opening to be aligned to each other so the auger / coupling / shaft-axis can rotate the flanges with two pieces of the 10mm threaded rod. The rods must be left long enough so they can be screwed to the auger "kickback protection". 10 cm is good enough. They can be cut to size later will get clear in the next 5 Auger Kickback ProtectionWhen the auger bit turns and hauls the pellets a lot of pressure builds up. In the worst case this could damage the worm drive inside the wiper motor. To counter that problem, we need a kickback protection. This is simply done by a sturdy steel angle and an axial ball thrust ball bearing withstand alot of force applied to works like that The auger pushed back due to its "backward" turning attitude. Because of its taper the auger's shaft pushes against the axial ballthrust bearing which itself pushes against the steel angle. The coupling between the auger and the motor should always have a little clearance. So that no force is applied to the motors place the steel angle with the inserted rods at a distance to the barrel mount so that the auger's shaft sticks out for about 3-4cm ~ pictures should explain it as well. Moreover I have made a short video that should illustrate it as well. The dimensions of the parts might differ from the ones you have access to. So exact measurement might not help you very much, but the pictures should give you an idea how it should be put 6 The Barrel and Auger BitBarrelSmooth out the ends and the seams of the pipe so the auger bit can rotate cutting an opening into the pipe screw it tight onto the flange and mark the upper area and remove the barrel again. Take your multitool and cut out the marked area at the end of the pipe where the pellets should fall in. Wind some PTFE tape around that end of the pipe. This should prevent the pipe from turning with the augers movement. Remember the motor is very powerful and if there is some friction between the auger and the pellets, the pipe easily turns another 4-5 mm even if it was fastened with a monkey wrench. The threads on the flange and fittings are not made for perfect 90° angles. So the fitting/barrel might stand in an oblique angle. To fix this take some washers and place them under the flang where necessary. Take a square piece of wood and drill a hole lengthways for the pipe to run through. Now drill another hole orthogonal to the "pipe channel" so that a bottle can fit tightly. Now just cut the block in half for easy dis/-assembly. Auger-bitThe auger might be too long so you need to cut off its tip with an angle grinder. The auger bit should reach up to the heater. See the pictures 7 The Auger-motor CouplingTake a 5cm 2 inch piece of a square steel that fits into the ends of the sockets about 12mm edge length. Put the coupling on the auger bit and attach the motor to the motor coupling should now fit nicely you could use a spark plug socket instead of the two sockets. But therefore the distance between the motor-mount and the auger/barrel-mount needs went with the above mentioned method because I did not have spark plug socket at hand but I will try this with the next 8 The NozzleNozzle diameterDepending on the material you process the diameter of the hole in the nozzle will vary and finding the right dimension is a process of trial and error. For ABS/PC blend pellets with a melting point between 240-280°C a hole perfomed well from my plateTake the faucet-mounted filter and cut it into a 1/2" diameter if needed. This will act as a breaker plate. What this breaker plates does is mix the molten plastic and retains dirty which should not be there of course and eventually small bubbles that could occur in the melting process. This helps smoothing the plastic pushing through the sure there are no chippings or strands ! You don't want to ruin your printers nozzle !Take a washer, place it inside the end cap and put the DIY breaker plate on 9 Band Heater and Temperatur Probe K-type ThermocoupleDrill a 2mm hole near the front of the water tap extender for the thermocouple to fit in. Strip the thermocouple wire to length. It should just be as long as the band heater on the tap extender. It should sit around the end of the take some PTFE tape and wind it around the thread of the tap extender. This prevents the molten plastic from squeezing through the the thermocouple with some heat resistant put on the nozzle from the previous take a 10cm long piece of aluminium tubing with a diameter of around 1cm and place it in front of the nozzle using some rigid wire. This gives the filament a nice curl when cooling. Thanks Xabbax for the wrap the insulation around the heater so that the nozzle is covered as 10 CoolingThe front of the nozzle and the motor needs some filament is still very hot and soft when it exits the nozzle. To prevent it from stretching too much from the affecting g-forces when falling down, cooling is very important. The more you cool the better you can control the diameter of the filament later the motor builds up some heat and the fan helps to keep it 11 ElectronicsNow that most of the mechanical parts are set and done it is time for installing the before, take a piece of wood for the front enclosure and arrange the 3 rocket switches, the PID controller and the motor controller's potentiometer and fix them with some hot powerConnect the power cord via a rocker/t switch to the power supply Ports L, N and Ground.PID temperature controllerConnect the PID temperature controller via rocker switches to the power State Relay & Band heaterConnect the 12V ports of Solid State Relay to the PID Port 6 and 8Connect port 1 of the SSR to the 220V EU /120V US port Port L of the power supply. Connect port 2 of the SSR to one of the band heater other free port of the band heater is connected to the N port of the power does the SSR do actually ??The band heater is a 220V part but the PID only runs on 12V. Therefore the SSR connects the 12V PID with the 220V heater. The PID powers the SSR on and off if needed. When it is on then 220V are connected to the band heater and it gets warm. If the relay is off, the band heaters isn't connected to 220V and ergo is powered down. The idea is to control a high power device Heater with a low power device PID.Motor controllerConnect the motor controller via a rocker switch to the power supply. Then connect the motor to the motor controller. Use the pinout for the 2nd speed setting of the motor. The pinouts differ from model to model and you first have to find out which pins are for which speed two fans are connected to the same ports as the motor is to the motor diagramI am not sure if I am allowed to post the wiring diagrams for license reasons so I will link to the respective Filastruder wiring diagram2 Filabot Wee wiring diagram scroll down3 Here is a link to the Sestos PID I 12 Extrusion Settings and Setting Up the PIDDifferent materials need different extrusion pure ABS a temperatur of 190°C is about requires less heat and ABS/PC blend needs higher temperatures like 260-270° Sestos PID is able to autotune to the desired controller setupTo enable the autotune function press "SET" for 3 will now see "HIAL" on the display. Now use the DOWN button until you see "Ctrl" and adjust it to "2". This is the number for the autotune function. Press "SET" again until you see the temperature readout again. Just after all the EP1-8 options. Set the desired temperature using the up and down buttons and wait until the display stops flashing ~10-15 minutes.Activate the motor and let the extruding begin. You have to play around with the speed of the my experience setting the potentiometer to half speed 270°C for ABS/PC performed very well. Josh Hendrickson Jika Anda Saat berpikir untuk membeli printer 3D, Anda mungkin akan terkejut menemukan ada dua jenis printer 3D yang berbeda Fused Deposition Modeling FDM dan resin. Meskipun keduanya menggunakan plastik untuk membuat cetakan 3D, yang harus Anda dapatkan bergantung pada beberapa faktor, mulai dari apa dan di mana Anda akan mencetak, hingga seberapa banyak kerumitan setelah pencetakan yang ingin Anda lakukan. Mari kita lihat lebih dekat. Manufaktur Aditif—Kue Lapis Pencetakan 3D Sebagian besar pencetakan 3D, terutama pada tingkat hobi atau prototipe, dibuat melalui proses yang disebut manufaktur aditif. Meskipun terdengar rumit, sebenarnya itu hanya istilah teknis untuk membuat objek dengan mencetak lapisan yang sangat tipis, satu di atas yang lain, untuk membuat cetakan yang diinginkan. Ini benar terlepas dari apakah proses yang digunakan adalah FDM Fused Deposition Manufacturing, kadang-kadang disebut pencetakan FFF Fused Filament Fabrication, atau dengan stereolitografi, menggunakan resin plastik cair yang mengeras pada paparan sinar ultraviolet dengan frekuensi tertentu. Jika Anda memikirkan kue yang terdiri dari lapisan dan bukan hanya sepotong kue, Anda pasti punya ide. Printer FDM—Membuat Objek dari Gulungan Plastik Printer FDM meletakkan satu lapisan di atas lapisan lainnya. sadedesign/ Pencetakan 3D FDM saat ini merupakan bentuk paling populer dari pencetakan 3D dengan harga rendah hingga sedang, meskipun itu berubah karena printer resin dengan harga terjangkau membanjiri pasar. Pencetakan FDM menggunakan gulungan plastik tipis seperti benang yang berdiameter 1,75mm atau 3mm, dengan 1,75mm menjadi yang paling populer. Filamen termoplastik disediakan pada gulungan plastik. Kumparan ukuran paling populer berisi 1 KG berat filamen. Hampir tidak ada vendor yang benar-benar memberi tahu Anda berapa panjang filamennya, hanya berapa beratnya. Tidak apa-apa karena sebagian besar perangkat lunak pengiris, yang mengubah model objek 3D menjadi Gcode yang memberi tahu printer tempat dan cara mencetak setiap lapisan, sering kali akan memberi tahu Anda berapa banyak filamen dalam meter atau kaki yang dibutuhkan objek. Filamen untuk printer 3D FDM tersedia dalam berbagai bahan yang berbeda, masing-masing lebih cocok untuk mencetak berbagai jenis objek. Yang paling populer dan paling mudah digunakan dari sudut pandang faktor penentu seperti suhu ekstruder dan pengaturan lainnya adalah PLA Polylactic Acid, yang dapat terurai secara hayati, tidak berbau, dan tidak memerlukan platform build yang dipanaskan untuk dipatuhi. Ini juga umumnya sedikit lebih murah daripada bahan filamen lainnya. ABS Acrylonitrile Butadiene Styrene adalah filamen populer lainnya dan biasanya merupakan bahan yang lebih kuat dan tahan lama daripada PLA. Ini juga sedikit lebih rumit tentang parameter cetak daripada PLA, membutuhkan suhu ekstruder yang lebih tinggi dan pelat bangunan yang dipanaskan untuk hasil terbaik dan untuk mencegah lengkungan. Bahan lainnya seperti PETG Polyethylene Terephthalate. TPU Thermoplastic Polyurethane, Nylon, dan bahan lain seperti filamen yang mengandung bahan pengisi seperti serat logam atau kayu, juga berlimpah dan memungkinkan Anda untuk mencetak objek yang terlihat seperti logam, kayu, atau bahkan serat karbon. Proses pencetakan sebenarnya dari pencetakan filamen dapat dianggap sebagai pistol lem yang bergerak dalam tiga dimensi. Modul ekstruder melepaskan filamen plastik dan mendorongnya ke ujung panas yang kadang-kadang tergabung dalam ekstruder, di mana ia dilebur dan dipaksa keluar dari nosel logam. Ujung panas dipindahkan dalam tiga dimensi-sepanjang sumbu X sisi ke sisi, Sumbu Y depan dan belakang, dan sumbu Z atas dan bawah. Dengan beberapa printer, hot end yang bergerak, dan di beberapa printer, platform build bergerak di sumbu X dan Y, dan hot end bergerak di sumbu Z. Hasil akhirnya, bagaimanapun, adalah bahwa garis tipis filamen meleleh diletakkan, pertama pada platform pembuatan untuk lapisan pertama, kemudian di atas setiap lapisan sebelumnya, membangun objek yang dicetak lapis demi lapis sampai objek selesai. luchschenF/ Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dengan printer FDM termasuk jenis filamen apa yang dapat digunakan, ukuran tempat tidur cetak, dan apakah tempat tidur cetak dapat dipanaskan. Tempat tidur cetak berpemanas penting jika Anda ingin menggunakan berbagai jenis filamen terluas. Dengan banyak jenis filamen, seperti ABS, alas cetak yang tidak dipanaskan dapat mengakibatkan objek yang Anda cetak tidak dapat menempel pada alas cetak atau menyebabkan alas objek yang dicetak melengkung saat plastik mendingin. Dan perlu diingat bahwa beberapa plastik mengeluarkan asap yang tidak menyenangkan saat meleleh, jadi menggunakannya mungkin memerlukan penempatan printer di tempat yang tidak mengganggu asap yang dihasilkan. Pertimbangan lain adalah perangkat lunak yang disertakan dengan printer. Aplikasi yang disertakan dengan setiap printer, baik FDM atau SLA, disebut alat pengiris. Pemotong mengubah gambar model menjadi instruksi yang mengontrol printer dan kualitas cetak. Bahasa yang digunakan printer 3D disebut Gcode. Beberapa vendor printer, seperti XYZprinting, menggunakan perangkat lunak pengiris mereka sendiri. Lainnya menggunakan CURA perangkat lunak yang dikembangkan dan dikelola oleh vendor printer Ultimaker. CURA dirilis sebagai perangkat lunak sumber terbuka, dengan masing-masing vendor printer menambahkan profil printer, yang mengatur beberapa parameter cetak, ke daftar printer yang didukung. Beberapa pemotong populer lainnya adalah KISSlicer, PrusaSlicer, Repetier, dan Slic3r. Jika Anda merasa pada akhirnya akan membeli beberapa printer FDM dari vendor yang berbeda, mungkin masuk akal jika Anda menggunakan pemotong universal seperti CURA, yang mendukung ratusan model printer berbeda dari banyak vendor. SLA Resin Printers— Mencetak dengan Cahaya Tak Terlihat Printer resin membuat objek dari plastik cair fotosensitif. luchschenF/ Cetakan 3D kedua teknologi stereolitografi, sering disingkat SLA. Stereolitografi adalah teknologi cetak 3D pertama dan ditemukan pada tahun 1986. Printer 3D SLA menggunakan bentuk resin cair yang mengeras pada paparan sinar ultraviolet melalui proses yang disebut fotopolimerisasi. Di sebagian besar printer SLA, sumber cahaya ini adalah LED UV yang bersinar melalui panel LCD yang memungkinkan beberapa cahaya melewati dan menghalangi yang lain. Saat sinar UV tembus mengenai lapisan resin, itu mengeraskan plastik pada platform build yang bergerak secara vertikal dan memaparkan lebih banyak resin cair untuk membuat objek lapis demi lapis. Ada banyak sekali resin tersedia, dan banyak untuk pencetakan khusus jenis cetakan 3D resin tertentu. Ini termasuk plastik keras, plastik fleksibel, resin untuk pembuatan perhiasan dan pengecoran lilin yang hilang, dan resin yang digunakan di laboratorium gigi. Resin standar tersedia dari selusin atau lebih vendor dan dijual per liter atau setengah liter. Printer resin berantakan dan beracun. Resin dapat mengenai tangan atau mata Anda, dan disarankan menggunakan sarung tangan nitril dan pelindung mata. Hampir semua resin yang digunakan dalam pencetakan 3D mengeluarkan asap dan memerlukan penggunaan di area yang berventilasi baik. Pencetakan resin memiliki beberapa kekurangan serius bagi pengguna awal, termasuk alat pengiris khusus, pelat bangunan kecil; dan kebutuhan untuk pemrosesan pasca, termasuk pencucian alkohol isopropil dan pengeringan UV dari bagian luar objek meskipun membiarkannya di bawah sinar matahari selama beberapa jam menyelesaikan ini. Jika Anda memilih pencetakan resin, aksesori yang berguna adalah tempat pencucian dan pengawetan, yang harganya bisa mencapai $100 atau lebih. Banyak produsen printer 3D resin juga membuat stasiun penyembuhan yang cocok yang kompatibel satu sama lain. Pencetakan resin dulunya jauh lebih mahal daripada pencetakan FDM, tetapi harga untuk pencetak resin telah turun sehingga kompetitif. Membuat Keputusan Anda Bagi banyak pembeli potensial, filamen FDM printer akan menjadi cara untuk pergi untuk printer 3D pertama Anda. Pencetakan resin berantakan, menghasilkan asap, dan membutuhkan banyak penyelesaian setelah pencetakan, termasuk semacam kotak cetak UV untuk menyembuhkan lapisan terluar resin atau membiarkan objek di bawah sinar matahari untuk mengeraskan lapisan permukaan. Kelebihan resin juga harus dibuang dengan hati-hati; Anda tidak bisa hanya membilasnya di wastafel atau membuangnya ke toilet. Printer FDM Filament hanya lebih murah dan lebih mudah digunakan setidaknya untuk memulai. Namun, untuk semua kekacauan, kerewelan, dan asap, objek yang dicetak dengan resin cenderung lebih detail dan menunjukkan lebih sedikit lapisan. Printer resin sangat populer untuk mencetak miniatur. Alat pengiris yang disertakan dengan printer resin agak berbeda dari yang dikirimkan atau tersedia untuk printer FDM. Mereka masih menyelesaikan fungsi yang sama, mengubah model menjadi kode yang dapat dijalankan oleh printer. Namun, karena fungsi printer resin berbeda dari unit FDM, kodenya juga berbeda. Banyak printer resin dilengkapi dengan alat pengiris yang disebut Chitubox, dan alat pengiris Prusa juga akan bekerja dengan printer SAL. Apa pun teknologi yang Anda pilih, ada ribuan file objek 3D online dan tersedia gratis untuk diunduh. Tempat yang baik untuk memulai adalah di Makerbot. Memulai usaha pencetakan 3D Anda dengan salah satu dari ini adalah cara yang hebat untuk membangun pengalaman. Apa yang Harus Diketahui Sortir cetakan yang gagal berdasarkan warna, lalu masukkan potongan besar ke dalam tas > dengan palu karet, pisahkan menjadi potongan yang lebih kecil. Saat ekstruder memanas, isi hopper setengah jalan, lalu tambahkan lebih banyak bahan. Saat filamen keluar dari nosel, pandu dengan lembut ke dalam gulungan. Hindari menyentuh filamen. Artikel ini menjelaskan cara membuat filamen Anda sendiri untuk printer 3D menggunakan pengekstrusi filamen. Gunakan Pengekstrusi Filamen untuk Membuat Filamen Anda Sendiri Bersamaan dengan ekstruder filamen, Anda memerlukan gunting tugas berat dan palu karet. Proses yang tepat tergantung pada ekstruder yang Anda gunakan. Berikut adalah melihat metode umum. Kumpulkan dan kumpulkan cetakan gagal Anda dan urutkan berdasarkan warna. Hanya daur ulang komponen yang bersih dan bebas dari pelarut dan perekat. Masukkan potongan-potongan besar ke dalam tas dan, dengan palu karet, pisahkan potongan-potongan itu menjadi potongan-potongan kecil. Semakin kecil potongannya, semakin baik. Bahan PLA cenderung berubah menjadi bubuk. Bahan ABS digiling menjadi keadaan seperti mulsa. Tergantung pada ekstruder, pasang nosel dengan kuat dan aman. Ikuti instruksi ekstruder tertentu. Konsultasikan dokumentasi ekstruder untuk mengatur suhu leleh yang benar. Suhunya hanya cukup panas untuk melelehkan plastik. Mengatur suhu yang tepat dengan jenis bahan plastik yang Anda gunakan adalah proses coba-coba. Saat ekstruder memanas, isi hopper sekitar setengahnya dengan potongan plastik. Pastikan untuk tidak mengisi hopper secara berlebihan. Tambahkan lebih banyak material saat ekstruder mengubah plastik menjadi filamen. Filamen keluar dari nosel. Arahkan dengan lembut ke dalam gulungan saat keluar sehingga Anda dapat menggulungnya. Hindari menyentuh filamen. Ketika Anda telah membuat cukup filamen untuk proyek Anda, matikan ekstruder dan gulung filamen. Filamen DIY Anda siap untuk proyek pencetakan 3D Anda. Apa itu Filamen? Printer 3D menggunakan berbagai bahan cetak plastik, juga disebut filamen, dengan susunan nama teknis dan akronim, seperti ABS dan PLA. Filamen adalah plastik, juga dikenal sebagai polimer. Filamen adalah bahan cetak 3D yang umum karena bahan ini meleleh saat dipanaskan daripada terbakar, dan dapat dibentuk dan dibentuk. Ada banyak jenis filamen printer 3D yang bisa dibeli, mulai dari harga $15 hingga $40. Tapi do-it-yourselfers yang serius mungkin tertarik untuk membuat filamen menggunakan proyek cetak 3D yang dibuang atau gagal. WLADIMIR BULGAR/PERPUSTAKAAN FOTO ILMU / Getty Images Pengekstrusi Filamen Pengekstrusi filamen adalah mesin yang dapat Anda beli atau buat yang mengubah plastik parut menjadi filamen untuk digunakan dalam printer 3D. Pengekstrusi filamen mendaur ulang proyek pencetakan 3D yang gagal dan sisa sisa dengan menghancurkan potongan kecil plastik dan kemudian mengekstrusinya menjadi filamen untuk digunakan dalam proyek pencetakan 3D lainnya. Pengekstrusi filamen tersedia dalam berbagai ukuran dengan fitur berbeda, tetapi fungsi dasarnya sama. Dorong potongan plastik melalui area yang dipanaskan. Plastik meleleh menjadi plastik cair, yang diekstrusi melalui nosel mesin sebagai untaian filamen. Jika Anda tertarik untuk membuat filamen pencetakan 3D, pengekstrusi filamen seperti Filibot, Kit Filastruder, dan Felfil Evo akan melakukan pekerjaan itu. Anda juga dapat membuat ekstruder filamen berbiaya rendah.

cara membuat filamen 3d printer